20 Februari 2016

Wrong way


Tepat didepan ku ada dua jalan setapak yg bercabang.
Kuambil jalan sebelah kiri.
Jalan itu begitu gelap dan ditumbuhi tanaman  tinggi yg membentuk pagar.
Belum lama kuberjalan kini didpan ku muncul lg jalan bercabang.
Kali ini bukan 2 melainkan 5 arah.
Hatiku tetap pd pendirian,kuambil lg arah jalan sebelah kiri.
Keadaannya msh sama.
Dgn keadaan jalan nan gelap dan dipagari oleh tumbuhan yg tinggi.
Dan lagi2 Dihadapanku kembali muncul 5 cabang arah yg berbeda.
Kembali aku ambil jalan sebelah kiri.
Begitu seterusnya,keadaan yg sama terus terulang.
Hingga lelah kususuri jalan setapak ini,dan akhirnya Kutemukan jalan keluarnya.
Segera ku berlari menuju jalan keluar itu.

Dan Bukan senang melainkan kesal karena kni aku kembali ditempat awal dimana kumulai prjalanan ini.

"Huufffttt.. mungkin aku harus mengambil jalan yg sebelah kanan.." ucapku dalam hati.



0 komentar:

Posting Komentar