20 Februari 2016

Stepfather


"Cepat sembunyi nak,ayah mu sudah pulang",ucap ibu.
Da aku pun bergegas bersembunyi di bawah tempat tidur.
Tak lama kemudian ayah pun masuk ke dalam kamar dengan langkah yg gontai.
Terjadilah peryengkaran hebat antara mereka.
Aku pun hanya bisa menyaksikan kejadian itu dr bwh sini dgn penuh ketakutan.
goncangan tempat tidur ini pun semakin hebat dan kuat seperti ada gempa yg melanda.
Teriakan dan desahan ibu begitu lepas terdengar di telingaku.
Sepertinya percintaan antara mereka diatas tempat tidur ini tak patut aku saksikan,karena usiaku yg masih dibawah umur.

Aku pun semakin mengantuk dan takut.
Dan darah pun kulihat menetes dgn derasnya.
Diikuti bunyi2 aneh yg tersamarkan oleh desahan ibu yg semakin melemah.
Setelah melaksanakannya,
Dan ayah pun keluar dari kamar dgn tawa lepas nya yg melaknat.
Lalu.. ibu,bagaimana dengan ibu.
Tak ada suara yg keluar dr bibirnya..

0 komentar:

Posting Komentar