4 Januari 2016

Midas


Nama ku Maliken.
Aku skrg berada dikantor polisi untuk menjadi saksi atas kasus pembunuhan yg menimpa teman ku midas.
Aku melihat jelas kejadian itu dgn mata kepalaku sendiri.
Walaupun keadaan pd malam kejadian itu memang amat gelap.
Aku masih ingat betul ciri2 pelaku pembunuhan itu.
Dia menggenggam sebilah parang yg berkilau akibat pantulan cahaya rembulan.

Tanpa ragu ia menebas kan parang yg tajam itu tepat dileher midas.
Tak hanya itu,ia pun berulang2 menebaskan parang nya ke kepala juga tubuh midas.
Hingga akhir nya midas pun tumbang dgn leher yg nyaris putus,serta tubuh juga kepalanya mengalir deras darah kental yg segar.
Sungguh kejadian yg mengerikan.
Dan berkat kesaksianku ini pelaku nya dapat tertangkap dan dihukum dgn hukuman setimpal.

Hihihi tidak usah berterima kasih Midas..
Itu memang sudah kewajiban ku membalaskan dendam mu.
Kita akan bertemu lg nanti setelah hukuman mati ku dilaksanakan.

0 komentar:

Posting Komentar