9 Februari 2017

" Born in a Junkyard "


Dysthymia

Aku tidak akan membuat anda bersenandung..
Sesuatu hal yang lain adalah sesuatu yang baru..
Aku tidak akan membuat anda bermimpi..
Bunuh diri adalah sesuatu keajaiban yang berarti..

Aku tidak akan membuat anda cemburu..
Mengakhiri semua delusi disetiap sisi..
Aku tidak akan membuat anda simpati..
Menyimpan kesakitan dibalik lapisan kulit sendiri..

Tidak ada pihak yang suci, tidak ada yang mau menang..
Merasa begitu dibius, mungkin aku hanya menyerah?..
Obat ini terisi  'sampai perut saya penuh..
Tidak ada pihak yang sakral, merangkak didalam sebuah lubang..

Rerumputan hijau bersemi  di sini..
Kau hanya kabut yang membuat harap semakin jelas..
Khayalan apa yang kita tahu..
Waktu singkat yang dibutuhkan dan semua benar..
Kau cuma alasan yang membuat saya merasakan sakit..
Terasa begitu baik untuk merasakannya lagi..

17 November 2016

Ibu Pertiwi

Disini negaraku bangsa Indonesia..
Ku lahir ditanah subur dikenal satu dunia..
Begitu juga indah alam yg terkarunia..
Satu kebanggan yg begitu besar nilainya..
Bangsa kita tercuri apa kalian tidak perduli..
Apakah merah putih tak lagi kalian kenali..
Takut dan malu pada bendera yg berkibar..
Lantang membentang walau warna mulai memudar..
Wahai anak-anak negeri cobalah dengar..
Tangis sang saka yg menghirup nama cemar..

Merah putih itu terluka dan merintih..
Masihkah kalian tak sadari dan mau mengerti..
 Sedang negara kita kini ditelanjangi..
Dimana aset-aset kita digerayangi..
Tangan-tangan asing sudah mulai mengambil alih..
Hingga kita terjerat dalam posisi pembeli..
Hanya jadi budak penggali dengan upah minim..
Sementara harga-harga terus melonjak ekstrim..
Mau kemanakah negara merdeka tp terjajah..
Haruskah bangsa ini kehilangan wajah..
Pemuda pemudi coba lihat dan pikirkan..
Lalu berbuat agar negara tak terfakirkan..

3 November 2016

Mask of Madness



Berapa banyak kisah sedih yang sudah kau rakit..
Bukan untuk raih simpati yang tak sedikit..
Hanya sekedar tak kuasa sembunyikan topeng..
Cukup tutupi ribuan rasa perih dibalik koreng..

Ketika bersimpuh kedua kakimu tak lama berpijak..
Terseret rasa takut akan apa yg diinjak..
Bukan semata-mata berkedok banyak rupa..
Teringat segala dosa hina yg tlah lama dibina..

31 Oktober 2016

29 Oktober 2016

Segelas Air



Malam ini aku tidur cukup awal karena keesokan paginya harus mengejar deadline atas perintah atasanku. Waktu menunjukan pukul 21:00 , segera ku matikan laptop dan bergegas kedapur untuk mengambil segelas air.
Kuletakan segelas air itu di atas meja dikamar lalu kuputuskan untuk tidur, karena sudah kebiasaan ku terbangun ditengah malam dengan serangan rasa haus dan pasti akan segera meminum air itu.

Benar saja ketika waktu menunjukan pukul 02:05 aku pun terbangun dan perasaan ingin buang air kecil ku memaksa untuk segera menuju toilet. Seusai buang air kecil aku segera meminum segelas air yang sebelumnya kuletakan diatas meja dikamarku. Air pun habis kuminum tak bersisa dan kini aku akan melanjutkan tidur ku lagi.

Pukul 03:14 aku terbangun lagi huffttt rasa haus menyerang, kulihat dimeja kamarku ada segelas air penuh dan segera meminumnya, dan akupun melanjutkan tidurku hingga fajar menjelang.